Buka MGMP MA 2026/2027, Kakankemenag Nganjuk Tekankan Guru Harus Adaptif Hadapi Tantangan Pendidikan Global
Inmas 02 September 2026 13 views

Buka MGMP MA 2026/2027, Kakankemenag Nganjuk Tekankan Guru Harus Adaptif Hadapi Tantangan Pendidikan Global

h

humas

kabnganjuk@kemenag.go.id

Nganjuk — Workshop Implementasi Kurikulum Berbasis Cinta (KBC) sekaligus Pembukaan Musyawarah Guru Mata Pelajaran (MGMP) Madrasah Aliyah (MA) Kabupaten Nganjuk Tahun Pelajaran 2026/2027 dilaksanakan di Aula RM 45 Prambon, Nganjuk, Rabu (2/9/2026).

Kegiatan tersebut diikuti sebanyak 107 peserta yang terdiri atas pengurus MGMP dan seluruh kepala Madrasah Aliyah se-Kabupaten Nganjuk. Kegiatan menjadi momentum untuk memperkuat kolaborasi, meningkatkan kompetensi guru, serta mendorong lahirnya inovasi pembelajaran di lingkungan madrasah.

Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Nganjuk, Dr. Abdul Rahman, hadir sekaligus membuka kegiatan. Dalam sambutan dan pembinaannya, ia menekankan pentingnya kesiapan guru dalam menghadapi perkembangan pendidikan yang semakin dinamis dan kompetitif.

Menurutnya, guru masa kini dituntut tidak hanya menguasai materi pembelajaran, tetapi juga mampu mengikuti perkembangan teknologi, metode pembelajaran, serta berbagai perubahan dalam dunia pendidikan secara global.

“Guru masa kini harus semakin canggih dan mampu menyesuaikan diri dengan perkembangan pendidikan secara global. Jangan sampai perkembangan zaman berjalan lebih cepat daripada kemampuan kita untuk beradaptasi,” pesannya.

Abdul Rahman juga menyoroti pentingnya hasil Tes Kemampuan Akademik (TKA) sebagai salah satu bagian dari tantangan pendidikan yang harus dihadapi bersama. Model penilaian TKA yang indeksnya ditarik secara nasional, menurutnya, perlu menjadi cambuk sekaligus motivasi bagi madrasah untuk terus meningkatkan kualitas pembelajaran.

“Indeks TKA yang ditarik secara nasional ini harus menjadi cambuk bagi kita untuk terus berbenah. Kita ingin kualitas pendidikan madrasah di Kabupaten Nganjuk semakin baik dan mampu menunjukkan hasil yang membanggakan,” tegasnya.

Sementara itu, Ketua MGMP MA Kabupaten Nganjuk, Kasnan, menyampaikan bahwa MGMP merupakan wadah strategis bagi para guru untuk terus berkembang, berbagi pengalaman, dan melahirkan berbagai inovasi dalam pembelajaran.

“MGMP menjadi wadah bagi para guru untuk berkembang dan berinovasi dalam menghadirkan pelayanan pembelajaran yang lebih berkualitas dan inovatif,” ungkap Kasnan.

Ia menambahkan, melalui penguatan MGMP dan kolaborasi antarguru, diharapkan kualitas pembelajaran di seluruh MA Kabupaten Nganjuk semakin meningkat. Salah satu target yang ingin dicapai adalah peningkatan indeks TKA Kabupaten Nganjuk pada tahun-tahun mendatang.

Workshop Implementasi KBC dan pembukaan MGMP MA ini diharapkan menjadi langkah awal untuk memperkuat sinergi antarpendidik sekaligus membangun budaya belajar yang adaptif, inovatif, dan berorientasi pada peningkatan mutu pendidikan madrasah.

 

Tags: inmas
Bagikan:
Aksesibilitas