Buka OMI 2026 di MTsN 2 Nganjuk, Kakankemenag Ingatkan Kesuksesan Dimulai dari Perjuangan di Masa Muda
humas
kabnganjuk@kemenag.go.id
Nganjuk – Masa muda bukan sekadar fase untuk menikmati hari-hari, tetapi menjadi waktu terbaik untuk menanamkan perjuangan, mengasah kemampuan, dan mempersiapkan diri menuju masa depan. Pesan tersebut disampaikan Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Nganjuk, Abdul Rahman, saat membuka Olimpiade Madrasah Indonesia (OMI) 2026 tingkat Kabupaten Nganjuk jenjang MTs/SMP sederajat di MTsN 2 Nganjuk, Selasa (8/9/2026).
Di hadapan para peserta, Abdul
Rahman mengajak generasi muda untuk tidak menyia-nyiakan kesempatan yang
dimiliki. Menurutnya, banyak orang yang berhasil mencapai kesuksesan karena
sejak usia muda telah terbiasa berjuang, belajar, dan berproses.
“Orang yang sukses di masa
kini, masa mudanya digunakan untuk berjuang,” pesan Abdul Rahman kepada para
peserta.
Menurutnya, OMI tidak
semata-mata menjadi ajang untuk mencari siapa yang terbaik dalam bidang
akademik. Lebih dari itu, kompetisi tersebut dapat menjadi ruang bagi para
siswa untuk membangun keberanian, sportivitas, kedisiplinan, sekaligus
pengalaman berharga dalam menghadapi tantangan.
Karena itu, ia berharap para
peserta dapat mengikuti seluruh rangkaian kompetisi dengan sungguh-sungguh.
Menang maupun belum berhasil meraih juara, setiap proses yang dijalani tetap
menjadi bagian penting dari perjalanan menuju kesuksesan.
“Pengalaman yang luar biasa
ini mudah-mudahan menjadi bekal anak-anak menuju kesuksesan,” tuturnya.
Pada kesempatan tersebut,
Abdul Rahman juga menyampaikan apresiasi kepada seluruh kepala madrasah serta
bapak dan ibu guru yang selama ini mendampingi dan membimbing para peserta.
Menurutnya, keberhasilan seorang siswa tidak lahir secara instan, melainkan
melalui proses panjang yang melibatkan kerja keras siswa, dukungan orang tua,
serta dedikasi para pendidik.
“Terima kasih yang
setinggi-tingginya kepada para kepala dan bapak ibu guru tingkat MTs yang telah
membimbing anak-anak di madrasah. Apa yang dilakukan hari ini menjadi
pengalaman yang luar biasa bagi mereka untuk menuju kesuksesan,” ungkapnya.
Pembukaan OMI 2026 tingkat
Kabupaten Nganjuk jenjang MTs/SMP tersebut sekaligus menjadi momentum untuk
menumbuhkan semangat kompetitif yang sehat di kalangan pelajar. Para peserta
diharapkan mampu menjadikan kompetisi sebagai kesempatan untuk menunjukkan
potensi terbaik sekaligus belajar menghargai proses dan perjuangan.
Menutup sambutannya, Abdul
Rahman mengajak seluruh pihak untuk bersama-sama mengiringi ikhtiar para siswa
dengan doa dan dukungan.
“Mudah-mudahan kita semua
diberikan rida dan kesuksesan,” pungkasnya.
OMI 2026 pun diharapkan tidak
berhenti sebagai sebuah kompetisi, tetapi menjadi bagian dari perjalanan para
pelajar Nganjuk dalam menemukan potensi, membangun karakter, dan mempersiapkan
diri menjadi generasi yang mampu meraih kesuksesan melalui perjuangan.