Buka OMI 2026 Nganjuk, Kakankemenag Abdul Rahman: Pemuda Harus Punya Asa dan Perjuangan
humas
kabnganjuk@kemenag.go.id
Nganjuk — Olimpiade Madrasah Indonesia (OMI) Tahun 2026 tingkat Kabupaten Nganjuk jenjang MA/SMA sederajat resmi dibuka oleh Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Nganjuk, Abdul Rahman, Senin (7/9/2026). Kegiatan tersebut berlangsung di MAN 2 Nganjuk dan diikuti oleh para peserta dari berbagai madrasah/sekolah jenjang MA/SMA sederajat.
Pembukaan OMI 2026 menjadi
momentum untuk mendorong peserta didik agar terus mengembangkan potensi,
kompetensi, serta semangat berprestasi. Ajang olimpiade tidak hanya menjadi
ruang untuk berkompetisi, tetapi juga menjadi sarana bagi generasi muda untuk mengasah
kemampuan dan membangun mental juara.
Dalam sambutannya,
Kakankemenag Nganjuk Abdul Rahman mengajak para peserta untuk memiliki asa
dan perjuangan dalam menggapai cita-cita. Menurutnya, keberhasilan tidak
hadir secara instan, melainkan membutuhkan proses, kerja keras, kedisiplinan,
dan kemauan untuk terus belajar.
“Pemuda harus memiliki asa dan
perjuangan untuk menggapai cita-citanya. Tidak ada orang sukses yang masa
mudanya dihabiskan dengan malas-malasan,” tegas Abdul Rahman.
Ia menekankan bahwa masa muda
merupakan fase penting untuk menyiapkan masa depan. Karena itu, para pelajar
hendaknya memanfaatkan kesempatan yang ada untuk belajar, berlatih,
berkompetisi secara sehat, dan terus meningkatkan kemampuan diri.
Abdul Rahman juga berharap OMI
2026 dapat melahirkan peserta didik berprestasi yang tidak hanya unggul secara
akademik, tetapi juga memiliki karakter, sportivitas, dan semangat pantang
menyerah.
“Jadikan OMI ini sebagai
kesempatan untuk menunjukkan kemampuan terbaik. Menang adalah prestasi, tetapi
proses perjuangan dan pengalaman yang diperoleh juga merupakan bagian penting
dari keberhasilan,” pesannya.
Dengan semangat asa,
perjuangan, dan prestasi, OMI 2026 tingkat Kabupaten Nganjuk diharapkan
mampu menjadi wadah bagi generasi muda untuk menunjukkan potensi terbaik
sekaligus mempersiapkan diri menjadi generasi yang unggul dan berdaya saing.