Dawut Maulan Pimpin Pembinaan JFT Penghulu Formasi 2025, Kemenag Nganjuk Siapkan Penghulu Berkualitas Dan Berintegritas
humas
kabnganjuk@kemenag.go.id
Nganjuk — Kantor Kementerian Agama Kabupaten Nganjuk menyelenggarakan kegiatan Pembinaan Jabatan Fungsional Tertentu (JFT) Penghulu Formasi Tahun 2025 pada Senin, 6 Juli 2026, bertempat di Aula Atas Kantor Kementerian Agama Kabupaten Nganjuk. Kegiatan ini diikuti oleh seluruh penghulu se-Kabupaten Nganjuk dan berlangsung mulai pukul 08.00 WIB hingga pukul 16.00 WIB.
Kegiatan pembinaan tersebut
dipimpin langsung oleh Dawut Maulan, Kepala Seksi Bimbingan Masyarakat Islam
(Bimas Islam) Kementerian Agama Kabupaten Nganjuk. Kehadiran beliau sebagai
pimpinan kegiatan mencerminkan keseriusan dan komitmen Kementerian Agama Kabupaten
Nganjuk dalam memastikan para penghulu memiliki kompetensi, kapasitas, dan
integritas yang tinggi dalam menjalankan tugas dan fungsinya.
Pembinaan JFT Penghulu Formasi
Tahun 2025 ini diselenggarakan sebagai upaya strategis Kementerian Agama
Kabupaten Nganjuk dalam meningkatkan kualitas sumber daya manusia di bidang
pelayanan keagamaan, khususnya dalam hal pencatatan nikah dan rujuk. Para penghulu
sebagai ujung tombak pelayanan pernikahan dituntut untuk senantiasa
meningkatkan kemampuan teknis, wawasan keagamaan, serta pemahaman regulasi yang
terus berkembang.
Dalam sambutannya, Dawut
Maulan menegaskan bahwa penghulu bukan sekadar pejabat pencatat pernikahan,
melainkan juga konselor, pembimbing, dan teladan bagi masyarakat. Oleh karena
itu, peningkatan kompetensi secara berkelanjutan merupakan suatu keniscayaan
yang tidak dapat diabaikan.
"Penghulu yang
berkualitas dan berintegritas adalah cerminan dari Kementerian Agama yang
profesional dan terpercaya di mata masyarakat," tegas Dawut Maulan di
hadapan seluruh peserta pembinaan.
Dalam kegiatan pembinaan yang
berlangsung sehari penuh tersebut, para penghulu mendapatkan pembekalan dan
penguatan materi yang mencakup berbagai aspek penting, antara lain:
1. Peningkatan Kompetensi
Teknis
Para penghulu diberikan
penguatan pemahaman terkait regulasi dan prosedur terbaru dalam pelaksanaan
tugas jabatan fungsional penghulu, guna memastikan seluruh proses pelayanan
berjalan sesuai dengan ketentuan peraturan perundang-undangan yang berlaku.
2. Penguatan Integritas dan
Etos Kerja
Selain aspek teknis, pembinaan
juga menekankan pentingnya integritas, kejujuran, dan etos kerja yang tinggi
sebagai landasan utama dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat. Penghulu
diharapkan menjadi sosok yang dapat dipercaya dan diteladani oleh masyarakat di
lingkungannya.
3. Peningkatan Kualitas
Pelayanan Nikah dan Rujuk
Para peserta juga mendapatkan
pembekalan terkait peningkatan standar pelayanan nikah dan rujuk agar
masyarakat dapat merasakan pelayanan yang mudah, cepat, transparan, dan
akuntabel.
Kantor Kementerian Agama
Kabupaten Nganjuk berharap seluruh penghulu formasi tahun 2025 dapat segera
beradaptasi dan menjalankan tugasnya dengan penuh tanggung jawab, dedikasi, dan
semangat pengabdian yang tinggi kepada masyarakat.
Dawut Maulan menyampaikan
bahwa pembinaan ini bukan sekadar kegiatan seremonial, melainkan merupakan
investasi jangka panjang dalam membangun sumber daya manusia Kementerian Agama
yang unggul dan berdaya saing. Beliau juga berpesan agar para penghulu senantiasa
menjaga nama baik institusi dan memberikan pelayanan terbaik kepada setiap
masyarakat yang membutuhkan.
"Jadilah penghulu yang
tidak hanya hadir secara fisik, tetapi juga hadir secara hati dalam melayani
masyarakat," pesan Dawut Maulan menutup arahannya.
Pembinaan JFT Penghulu Formasi
Tahun 2025 ini merupakan bukti nyata kesungguhan Kantor Kementerian Agama
Kabupaten Nganjuk dalam mencetak penghulu-penghulu yang tidak hanya kompeten
secara teknis, tetapi juga memiliki integritas moral yang tinggi. Dengan
berbekal pembinaan yang komprehensif ini, diharapkan para penghulu mampu
memberikan kontribusi nyata bagi peningkatan kualitas pelayanan keagamaan di
Kabupaten Nganjuk secara keseluruhan.




.jpeg)