Kab. Nganjuk (MIN 4) – Momentum Hari Amal Bhakti (HAB) Kementerian Agama Republik Indonesia ke-80 menjadi ajang kebanggaan bagi Madrasah Ibtidaiyah Negeri (MIN) 4 Nganjuk. Dalam pelaksanaan upacara peringatan HAB Kemenag yang digelar di Alun-Alun Brebek, Kabupaten Nganjuk, pada Sabtu (3/1/2026), MIN 4 Nganjuk menorehkan berbagai prestasi yang mendapat perhatian luas dari peserta upacara.
Pada kesempatan tersebut, lima Guru dan Tenaga Kependidikan (GTK) MIN 4 Nganjuk menerima tanda kehormatan Satyalancana Karya Satya dari Presiden Republik Indonesia sebagai bentuk penghargaan atas dedikasi dan pengabdian dalam dunia pendidikan. Penghargaan tersebut diserahkan langsung oleh Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Nganjuk, Abdur Rohman.
Adapun penerima tanda kehormatan Satyalancana Karya Satya tersebut meliputi:
- Masa pengabdian 20 tahun 6 bulan: Husnul Hidayah, Athot Subutul Iman, Nur Hafidhoh, dan Misbahul Ummah.
- Masa pengabdian 11 tahun 8 bulan: Anin Nikmatur Rohmah.
Penyematan tanda kehormatan ini disambut tepuk tangan meriah dari ribuan peserta upacara sebagai bentuk apresiasi atas loyalitas serta pengabdian para insan pendidikan dalam mencerdaskan kehidupan bangsa.
Selain prestasi di bidang pengabdian, MIN 4 Nganjuk juga mencatatkan capaian membanggakan di bidang literasi. Melalui gerakan “Go Literasi Maksi”, madrasah ini berhasil menembus level nasional dan diakui sebagai Role Model Perubahan Mindset. Sebanyak delapan personel dikukuhkan sebagai Duta Literasi Kabupaten Nganjuk, yaitu Erna Endrayanti, Nikmahtul Sholikah, Novie Agung Purbaya, Emir Eka Putra Rayesh, Moh Ulil Abshor, Dewi Fatimah, Novia Elok Rahma Hayati, dan Indhira Isharurrahmah.
Capaian tersebut mendapat apresiasi dari pimpinan madrasah. Binti Rosyidah menyampaikan bahwa prestasi yang diraih bukan sekadar seremoni, melainkan bukti nyata komitmen seluruh warga madrasah dalam membangun budaya kerja yang adaptif, kreatif, dan inovatif.
Ia menegaskan bahwa MIN 4 Nganjuk terus berupaya menjadi ruang tumbuh bagi insan pendidikan yang berprestasi dan berdaya saing, serta mampu memberikan kontribusi positif bagi dunia pendidikan.
Berbagai capaian tersebut semakin mengukuhkan peran MIN 4 Nganjuk sebagai madrasah yang tidak hanya unggul dalam penguatan karakter dan keagamaan, tetapi juga aktif mendorong transformasi pendidikan melalui budaya literasi dan inovasi berkelanjutan.
Dengan semangat “MIN 4 Nganjuk: Selalu Kreatif, Inovatif, dan Menginspirasi”, madrasah ini terus berkomitmen menjadi bagian dari madrasah HEBAT Harmonis, Elegan, Beradab, Aman, dan Tertib serta menjadi teladan dalam pengembangan pendidikan di Kabupaten Nganjuk. (U.A)

