Kakankemenag Nganjuk Buka Diseminasi Penguatan Moderasi Beragama Berbasis Panca Cinta, DWP Didorong Jadi Penggerak Harmoni Keluarga
Inmas 08 July 2026 79 views

Kakankemenag Nganjuk Buka Diseminasi Penguatan Moderasi Beragama Berbasis Panca Cinta, DWP Didorong Jadi Penggerak Harmoni Keluarga

h

humas

kabnganjuk@kemenag.go.id

Nganjuk – Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Nganjuk, Abdul Rahman, secara resmi membuka kegiatan Diseminasi Penguatan Moderasi Beragama Berbasis Panca Cinta yang diselenggarakan Dharma Wanita Persatuan (DWP) Kantor Kementerian Agama Kabupaten Nganjuk, Rabu (8/7/2026), di Aula Kantor Kementerian Agama Kabupaten Nganjuk.

Kegiatan ini diikuti sebanyak 131 peserta yang terdiri atas 32 pengurus DWP, 35 pengawas madrasah, 20 perwakilan Kantor Urusan Agama (KUA), 24 perwakilan satuan kerja, serta 20 Agen Moderasi Beragama. Diseminasi ini menjadi bagian dari upaya memperkuat pemahaman sekaligus implementasi nilai-nilai moderasi beragama berbasis Panca Cinta di lingkungan keluarga, satuan kerja, dan masyarakat.

Dalam sambutannya, Abdul Rahman menegaskan bahwa moderasi beragama bukanlah upaya menyeragamkan keyakinan, melainkan sikap batin dalam menjalankan ajaran agama dengan tetap menghormati dan menghargai perbedaan yang ada di tengah masyarakat.

"Moderasi beragama merupakan sikap internum kita dalam beragama. Setiap orang memiliki cara dan corak masing-masing dalam menjalankan keyakinannya. Karena itu, yang perlu kita bangun adalah sikap saling menghormati, saling menghargai, dan hidup berdampingan secara damai," ujarnya.

Lebih lanjut, ia menjelaskan bahwa konsep Moderasi Beragama Berbasis Panca Cinta merupakan fondasi yang sangat relevan untuk dikembangkan menjadi berbagai program yang membawa manfaat bagi masyarakat. Melalui pendekatan yang berlandaskan cinta kepada Tuhan, sesama manusia, tanah air, lingkungan, dan ilmu pengetahuan, nilai-nilai moderasi dapat ditanamkan secara lebih membumi dan mudah diterapkan dalam kehidupan sehari-hari.

Abdul Rahman juga mendorong para Agen Moderasi Beragama serta Dharma Wanita Persatuan untuk menjadi motor penggerak dalam menyebarluaskan semangat Panca Cinta di lingkungan masing-masing. Menurutnya, perempuan memiliki peran yang sangat strategis dalam membangun karakter keluarga yang moderat, toleran, dan penuh kasih sayang.

"Ibu adalah sosok yang paling dekat dengan anak. Dari tangan seorang ibu, nilai-nilai kehidupan pertama kali diajarkan. Karena itu, penanaman nilai moderasi beragama harus dimulai sejak dini melalui pendekatan yang penuh cinta, kelembutan, dan keteladanan di dalam keluarga," pesannya.

Ia berharap, berbagai program yang lahir dari para Agen Moderasi Beragama DWP nantinya mampu memperkuat budaya saling menghormati, mempererat persaudaraan, serta membangun kehidupan masyarakat yang rukun dan harmonis.

Menutup arahannya, Abdul Rahman mengajak seluruh peserta untuk terus menghidupkan semangat pengabdian dalam setiap aktivitas yang dilakukan. Ia meyakini bahwa setiap langkah yang diniatkan untuk memberikan kemaslahatan bagi umat akan bernilai ibadah di hadapan Allah SWT.

Melalui kegiatan diseminasi ini, Dharma Wanita Persatuan Kantor Kementerian Agama Kabupaten Nganjuk diharapkan semakin mampu mengambil peran strategis sebagai mitra Kementerian Agama dalam memperkuat pengarusutamaan moderasi beragama berbasis Panca Cinta. Dengan menjadikan keluarga sebagai titik awal pembentukan karakter, nilai-nilai toleransi, saling menghormati, dan cinta kasih diharapkan tumbuh kuat sehingga mampu melahirkan generasi yang moderat, berakhlak mulia, serta siap menjaga kerukunan dalam kehidupan bermasyarakat, berbangsa, dan bernegara.

 

Tags: inmas
Bagikan:
Aksesibilitas