Kemenag Nganjuk Bersama IPARI Salurkan 23 Truk Tangki Air Bersih untuk Warga Terdampak Kekeringan di Ngluyu
humas
kabnganjuk@kemenag.go.id
Nganjuk — Merespons krisis air bersih akibat kemarau panjang, Kantor Kementerian Agama Kabupaten Nganjuk bersama Ikatan Penyuluh Agama Republik Indonesia (IPARI) Kabupaten Nganjuk dan Pelopor Pemuda Peduli Masyarakat menyalurkan bantuan air bersih bagi masyarakat Kecamatan Ngluyu dan sekitarnya, Selasa (13/10/2026).
Pemberangkatan bantuan tahap
pertama dipusatkan di Kantor Urusan Agama (KUA) Kecamatan Ngluyu. Kepala Kantor
Kementerian Agama Kabupaten Nganjuk, Dr. Abdul Rahman, bersama jajaran turut
hadir dan terjun langsung menyapa masyarakat yang terdampak kekeringan.
Kegiatan ini juga dihadiri Camat Ngluyu, Kepala Subbagian Tata Usaha, Kepala
Seksi Pendidikan Madrasah, serta Kepala Seksi Bimbingan Masyarakat Islam Kantor
Kementerian Agama Kabupaten Nganjuk.
Program penyaluran air bersih
ini diinisiasi oleh Kepala Seksi Bimbingan Masyarakat Islam, Dawut Maulan,
bersama IPARI Kabupaten Nganjuk. Secara bertahap, sebanyak 23 truk tangki
air bersih akan disalurkan kepada masyarakat di Kecamatan Ngluyu dan
wilayah sekitarnya.
Bantuan tersebut menjadi
respons atas kondisi warga yang semakin kesulitan mendapatkan air bersih.
Kemarau panjang menyebabkan sumur-sumur milik masyarakat tidak lagi
mengeluarkan air, sehingga kebutuhan dasar sehari-hari menjadi tantangan
tersendiri bagi warga terdampak.
Kehadiran jajaran Kementerian
Agama Kabupaten Nganjuk bersama para mitra diharapkan dapat membantu
meringankan beban masyarakat, terutama dalam memenuhi kebutuhan air bersih
untuk keperluan rumah tangga.
Melalui kolaborasi ini,
Kemenag Nganjuk menegaskan pentingnya kepedulian sosial dan semangat gotong
royong dalam menghadapi persoalan kemanusiaan. Sinergi antara pemerintah,
penyuluh agama, dan elemen masyarakat menjadi salah satu bentuk nyata kehadiran
bersama di tengah kesulitan warga.
Penyaluran bantuan air bersih
ini tidak hanya membawa manfaat bagi masyarakat yang membutuhkan, tetapi juga
menjadi pengingat bahwa nilai-nilai keagamaan perlu diwujudkan melalui aksi
nyata, kepedulian, dan pelayanan yang menyentuh langsung kehidupan masyarakat.
Dengan distribusi yang
dilakukan secara bertahap, diharapkan bantuan 23 truk tangki air bersih
tersebut dapat menjangkau lebih banyak warga terdampak kekeringan di Kecamatan
Ngluyu dan sekitarnya, sekaligus membantu memenuhi kebutuhan air bersih selama
musim kemarau berlangsung.