Kepemimpinan Baru untuk Madrasah Lebih Maju, MTsN 6 Nganjuk Gelar Pisah Sambut Kepala Madrasah
humas
kabnganjuk@kemenag.go.id
Nganjuk — MTsN 6 Nganjuk menggelar acara pisah sambut Kepala Madrasah dari Pelaksana Tugas (Plt.) Kepala MTsN 6 Nganjuk, Sundosin, kepada Kepala MTsN 6 Nganjuk yang baru, Ahmad Ulinuha, di Aula MTsN 6 Nganjuk, Rabu (15/7/2026). Kegiatan ini menjadi momentum penting dalam estafet kepemimpinan sekaligus penguatan komitmen bersama untuk melanjutkan kemajuan dan prestasi madrasah.
Acara tersebut merupakan
tindak lanjut dari pelantikan Ahmad Ulinuha sebagai Kepala MTsN 6 Nganjuk oleh
Kepala Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi Jawa Timur pada Senin
(13/7/2026). Hadir dalam kegiatan ini Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten
Nganjuk, Abdul Rahman, S.Ag., M.Pd.I., Kepala Seksi Pendidikan Madrasah
(Penma), Ketua Komite Madrasah, tokoh masyarakat, serta guru dan tenaga
kependidikan dari MTsN 6 Nganjuk maupun MTsN 7 Nganjuk.
Dalam sambutannya, Sundosin
menyampaikan rasa syukur dan terima kasih kepada seluruh keluarga besar MTsN 6
Nganjuk yang telah memberikan dukungan, kerja sama, serta kebersamaan selama
dirinya mengemban amanah sebagai Kepala Madrasah sampai Plt. Kepala Madrasah selama kurang lebih empat
tahun.
"Terima kasih kepada
seluruh keluarga besar MTsN 6 Nganjuk yang telah begitu kompak membersamai
pengabdian saya selama empat tahun. Berkat kebersamaan inilah berbagai capaian
dapat diraih dan madrasah terus berkembang," ungkapnya.
Sundosin juga meyakini bahwa
MTsN 6 Nganjuk masih memiliki potensi yang sangat besar untuk terus berkembang
dan meraih prestasi yang lebih tinggi di masa mendatang. Menurutnya, dukungan
sumber daya manusia yang solid, budaya kerja yang baik, serta ketersediaan
lahan pengembangan di sisi kanan dan kiri madrasah menjadi modal penting dalam
mewujudkan kemajuan tersebut.
Ia menambahkan, kualitas
lulusan MTsN 6 Nganjuk juga telah terbukti mampu bersaing di tingkat nasional,
ditandai dengan banyaknya alumni yang diterima di Madrasah Aliyah Negeri
Program Keagamaan (MAN PK) Jombang maupun Madrasah Aliyah Negeri Insan Cendekia
(MAN IC).
Sementara itu, Ahmad Ulinuha
yang sebelumnya bertugas sebagai guru di MTsN 7 Nganjuk menyampaikan rasa
syukur atas amanah yang diberikan Kementerian Agama untuk memimpin MTsN 6
Nganjuk. Ia juga mengucapkan terima kasih kepada keluarga besar MTsN 7 Nganjuk
atas kebersamaan dan dukungan yang telah diberikan selama menjalankan tugas di
madrasah tersebut.
"Saya mengucapkan terima
kasih kepada seluruh keluarga besar MTsN 7 Nganjuk atas segala kerja sama,
kebersamaan, dan pengalaman berharga yang telah saya peroleh selama bertugas.
Mohon doa dan dukungan dari keluarga besar MTsN 6 Nganjuk agar saya dapat
menjalankan amanah ini dengan sebaik-baiknya," tutur Ahmad Ulinuha.
Ia menegaskan komitmennya
untuk melanjutkan berbagai capaian positif yang telah dirintis sebelumnya serta
membangun kolaborasi dengan seluruh warga madrasah dan para pemangku
kepentingan guna meningkatkan mutu pendidikan, pelayanan, dan prestasi MTsN 6 Nganjuk.
Kepala Kantor Kementerian
Agama Kabupaten Nganjuk, Abdul Rahman, S.Ag., M.Pd.I., dalam kesempatan
tersebut menyampaikan apresiasi atas dedikasi Sundosin selama memimpin MTsN 6
Nganjuk sebagai pelaksana tugas. Ia juga mengucapkan selamat kepada Ahmad Ulinuha
atas amanah baru yang diterima.
Menurutnya, pergantian
kepemimpinan merupakan bagian dari dinamika organisasi yang bertujuan
menghadirkan semangat baru dalam meningkatkan kualitas layanan pendidikan di
madrasah. Ia berharap sinergi seluruh warga madrasah dapat terus terjaga
sehingga berbagai prestasi yang telah diraih dapat dipertahankan bahkan
ditingkatkan.
Acara pisah sambut berlangsung
dalam suasana hangat dan penuh kekeluargaan. Momen tersebut menjadi simbol
estafet kepemimpinan yang tidak hanya menandai berakhirnya masa pengabdian
seorang pemimpin, tetapi juga menjadi awal langkah baru dalam membawa MTsN 6
Nganjuk menuju madrasah yang semakin maju, unggul, dan berdaya saing..jpeg)
.jpeg)


.jpeg)

.jpeg)
.jpeg)
.jpeg)

.jpeg)