Merawat Kerukunan, Kemenag Nganjuk Terima Apresiasi atas Dukungan Indonesia Walk for Peace Biksu Thudong 2026
humas
kabnganjuk@kemenag.go.id
Nganjuk — Komitmen Kantor Kementerian Agama Kabupaten Nganjuk dalam mendukung terwujudnya kerukunan umat beragama kembali mendapat apresiasi. Ketua Panitia Indonesia Walk for Peace Biksu Thudong Kabupaten Nganjuk, Roy Sugianto, menyerahkan cinderamata sebagai bentuk ucapan terima kasih kepada Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Nganjuk, Abdul Rahman, S.Ag., M.Pd.I., pada Rabu (15/7/2026).
Pemberian cinderamata tersebut
merupakan wujud apresiasi atas dukungan dan sinergi Kantor Kementerian Agama
Kabupaten Nganjuk dalam menyukseskan penyambutan rombongan Biksu Thudong
yang melintasi wilayah Kabupaten Nganjuk pada 20–21 Mei 2026. Kehadiran
para Bhante di Nganjuk menjadi bagian dari rangkaian perjalanan spiritual Indonesia
Walk for Peace 2026, yang dimulai dari Bali dan berakhir di Candi
Borobudur, Magelang, sebagai simbol penyebaran pesan perdamaian,
persaudaraan, dan harmoni antarsesama.
Dalam kesempatan tersebut, Roy
Sugianto menyampaikan apresiasi atas keterlibatan aktif Kementerian Agama
Kabupaten Nganjuk selama pelaksanaan kegiatan. Menurutnya, dukungan dari
berbagai pihak, khususnya Kementerian Agama, menjadi salah satu faktor penting
yang membuat penyambutan para Bhante di Kabupaten Nganjuk berlangsung dengan
aman, tertib, dan penuh suasana kekeluargaan.
Sebagai bentuk dukungan terhadap
kegiatan tersebut, Kantor Kementerian Agama Kabupaten Nganjuk mendelegasikan
sejumlah Penyuluh Agama Islam dan Penyuluh Agama Kristen untuk
turut berpartisipasi dalam penyambutan sekaligus memberikan pelayanan kepada
para Bhante selama berada di wilayah Kabupaten Nganjuk. Keterlibatan penyuluh
lintas agama ini mencerminkan semangat kolaborasi dalam merawat kerukunan serta
memperkuat implementasi nilai-nilai moderasi beragama di tengah masyarakat.
Kepala Kantor Kementerian Agama
Kabupaten Nganjuk, Abdul Rahman, menyampaikan rasa terima kasih atas
penghargaan yang diberikan. Ia menegaskan bahwa menjaga kerukunan umat beragama
merupakan tanggung jawab bersama yang harus diwujudkan melalui kolaborasi dan
saling menghormati antarumat beragama.
"Apresiasi ini kami
dedikasikan untuk seluruh pihak yang telah terlibat dalam menyukseskan
penyambutan Indonesia Walk for Peace Biksu Thudong di Kabupaten Nganjuk.
Kementerian Agama akan terus berkomitmen menjadi penggerak terciptanya
kehidupan masyarakat yang rukun, harmonis, dan damai melalui penguatan moderasi
beragama serta pelayanan kepada seluruh umat tanpa membedakan latar belakang
agama," ujarnya.
Melalui apresiasi tersebut,
diharapkan semangat kebersamaan yang telah terbangun dalam kegiatan Indonesia
Walk for Peace dapat terus dipelihara sebagai modal sosial dalam memperkuat
persatuan bangsa. Kolaborasi lintas agama yang terjalin selama penyelenggaraan
kegiatan menjadi bukti bahwa keberagaman merupakan kekuatan yang mampu
menghadirkan kedamaian dan memperkokoh kerukunan di Kabupaten Nganjuk.

.jpeg)

.jpeg)